Tugas ekonomi koperasi

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya.

Berdasarkan pengertian tersebut, yang dapat menjadi anggota koperasi yaitu:

  1. Perorangan, yaitu orang yang secara sukarela menjadi anggota koperasi;
  2. Badan hukum koperasi, yaitu suatu koperasi yang menjadi anggota koperasi yang memiliki lingkup lebih luas.

Mekanisme pendirian koperasi terdiri dari beberapa tahap :

  1. Pertama adalah pengumpulan anggota, karena untuk menjalankan koperasi membutuhkan minimal 20 anggota.
  2. Kedua, para anggota tersebut akan mengadakan rapat anggota, untuk melakukan pemilihan pengurus koperasi (ketua, sekertaris, dan bendahara).
  3. Setelah itu, koperasi tersebut harus merencanakan anggaran dasar dan rumah tangga koperasi itu.
  4. Lalu meminta perizinan dari negara.
  5. Barulah bisa menjalankan koperasi dengan baik dan benar.

LANDASAN DAN AZAS

Koperasi berlandaskan pancasila dan undang undang dasar 1945 serta berdasarkan azas kekurangan, koperasi melakukan kegiatannya berdasarkan prinsip prinsip koperasi yaitu :

  1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  2. Pengelolaan bersifat demokratis
  3. Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil dan proposional sebanding dengan besarnya jasa usaha masing masing anggota.
  4. Pemberian balas jasa terhadap modal
  5. Melaksanakan pendidikan antar koperasi
  6. Kemandirian

 

TUJUAN DAN USAHA

Tujuan didirikannya koperasi adalah untuk :

  1. Meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
  2. Menjadi gerakan ekonomi rakyat serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional.

 

 

ANGGOTA KOPERASI

Anggota koperasi:

  • Perorangan, yaitu orang yang secara sukarela menjadi anggota koperasi;
  • Badan hukum koperasi, yaitu suatu koperasi yang menjadi anggota koperasi yang memiliki lingkup lebih luas.

Pada Pernyataan Standard Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 27 (Revisi 1998), disebutkan bahwa karateristik utama koperasi yang membedakan dengan badan usaha lain, yaitu anggota koperasi memiliki identitas ganda.fact Identitas ganda maksudnya anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.

Umumnya koperasi dikendalikan secara bersama oleh seluruh anggotanya, di mana setiap anggota memiliki hak suara yang sama dalam setiap keputusan yang diambil koperasi.fact Pembagian keuntungan koperasi (biasa disebut Sisa Hasil Usaha atau SHU biasanya dihitung berdasarkan andil anggota tersebut dalam koperasi, misalnya dengan melakukan pembagian dividen berdasarkan besar pembelian atau penjualan yang dilakukan oleh anggota.

Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional, dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

 

FUNGSI DAN PERAN KOPERASI

Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa fungsi dan peran koperasi sebagai berikut:

  • Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
  • Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
  • Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko-gurunya.
  • Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional, yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

PRINSIP PRINSIP KOPERASI

Menurut UU No. 25 tahun 1992 Pasal 5 disebutkan prinsip koperasi, yaitu:

  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.
  • Pengelolaan dilakukan secara demokratis.
  • Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota (andil anggota tersebut dalam koperasi).
  • Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal.
  • Kemandirian.
  • Pendidikan perkoprasian.
  • kerjasama antar koperasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikut contoh koperasi simpan pinjam

KOPERASI ANUGRAH

Jl.Nakula Raya no.128.Depok ll.6777545.e-mail anugrah@gmail.com

 

Nara sumber : Johanes

Jabatan : Pengawas di bagian Koperasi

Nama Koperasi : Koperasi Anugrah

Pendiri : Drs.Johnson

( Kepala Komunikasi Indonesia )

Thn.Berdiri : Pertengahan tahun 2008

Struktur Organisasi Koperasi Anugrah :

Pimpinan : Drs.Johnson .SE

Sekertaris : Sri Wulandari

Bendahara : Bu.Nur Manulang

Pengawas : Johanes,Agus,Irman .

Kolektor : Ana silalahi,Siska,Tauhid

 

 

 

 

 

 

 

Job description Koperasi Anugrah :

Pimpinan Pendiri,Pemilik , sekaligus Pimpinan dari koperasi simpan pinjam tersebut.
Latar S2 Universitas Swasta atau Negeri
Job desk Memimpin, Memanage dan mengawasi segala kegiatan.

Mengatur Kinerja pekerjanya.

Mengembangkan SDM yang sudah ada.

Menjalin kerja sama dengan Bank – Bank yang bersangkutan.

Menjalankan usahanya dengan sebaik-baik nya.

 

Sekertaris Personalia yang membantu pimpinan dalam pengelolaan.
Latar Min D3, Mempunyai pengalaman dalam kesekertarisan.
Job desk Mencatat segala kegiatan yang dilakukan Koperasi

Membantu pimbinan menganalisa kegiatan personalia

Membukukan kegiatan dalam rentan waktu tertentu

 

Bendahara Bertanggung jawab mengelola keuangan
Latar Berpengalaman Dalam bidang akuntan
Jon desk Mengelola Keuangan Koperasi

Mencatat segala laporan keuangan

Mengawasi segala yang berhubungan dengan keuangan

 

Pengawas Mengawasi
Latar Minimal pendidikan SMA/Sederajat dan mempunyai pengalaman
Job desk Mengawasi nasabah

Menganalisa grafik dari pembayaran.

Menganalisa profesi,usaha dan latar belakanfg nasabah.

Mengawasi kinerja kolektor

Melaporkan kepada pimpinan tentang kinerja kolektor,nasabah maupun staff lain nya.

 

Kolektor Penagih
Latar SMA/Sederajat. Mempunyai pengalaman, Berpenampilan menarik
Job desk Menagih pinjaman kepada nasabah

 

Umumnya koperasi dikendalikan secara bersama oleh seluruh anggotanya, dimana setiap anggota memiliki hak suara yang sama dalam setiap keputusan yang diambil koperasi. Pembagian keuntungan koperasi (biasa disebut Sisa Hasil Usaha atau SHU) biasanya dihitung berdasarkan andil anggota tersebut dalam koperasi, misalnya dengan melakukan pembagian dividen berdasarkan besar pembelian atau penjualan yang dilakukan oleh si anggota.

Menurut yohanes ,SHU dari tiap-tiap karyawan Koperasi Anugrah bisa diperoleh dari hasil kerja keras nya itu sendiri. Semakin banyak nasabah yang melakukan transaksi maka semakin besar juga SHU yang diperoleh.

Namun,Biasanya sisitem gaji dihitung omset bulanan dari koperasi tersebut, maka dari itu system gaji karyawan koperasi ini tidak tetap karena diambil dari 4% jumlah pelunasan perbulan

Sistem Pembayaran para nasabah nya dibagi 3 macam :

i. Harian

ii. Mingguan

iii. Bulanan ( Tempo )

Para nasabah dikenakan bunga 0,5% perhari dari pinjaman apabila ia tidak tepat waktu melunasi dalam tempo tersebut. “Koperasi tidak sama dengan pegadaian, karena Bos nya tidak butuh Barang” kata yohanes seorang pengawas koperasi anugrah yang masih berusia 20 tahun ini.

PENUTUP:

Demikianlah bahasan mengenai koperasi dan juga tentang contoh salah satu koperasi yang ada di Jakarta yang kami buat.. semoga bermanfaat informasi yang kami berikan.. mohon maaf bila ada salah kata.. sekian dan terima kasih.

 

 

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s